Selamat Datang

"Jangan Ragu Untuk Menengok Sejarah, Jadikanlah Sejarah Sebagai Pondasi Untuk Membuat Masa Depan Yang Lebih baik."

Arkeologi

"Sebuah Tulang Atau Peninggalan Terpendam Juga Bisa Menceritakan Sebuah Kisah."

Epigrafi

"Tulisan Kuno, Potongan Kisah Yang Mengungkap Apa Yang Telah Terjadi Di Masa Lalu Dan Apa Kemungkinan Yang Akan Terjadi."

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.



Back to top

Jumat, 21 Maret 2014

Ilmu Sosial

Sejarah Sosial merupakan suatu bagian dari ilmu sejarah yang dikelompokkan berdasarkan pembagian sejarah secara sistematis yaitu pembagian sejarah atas beberapa tema atau pokok permasalahan, yang merupakan pengelompokkan dari ilmu sejarah sesuai dengan peranan  dan kedudukan sejarah sebagai suatu peristiwa.Untuk lebih jelas dapat dilihat seperti bagan berikut ini:        
 
Sejarah Sosial berasal dari dua kata yaitu Sejarah dan Sosial. Adapun pengertian Sejarah merupakan ilmu yang mempelajari tentang peristiwa masa lampau dalam ruang dan waktu mengenai perkembangan manusia yang terdapat aktivitas manusia sehingga mengakibatkan terjadinya perubahan pada peradaban umat manusia  yang di dalamnya terdapat proses interaksi atau hubungan yang berkesinambungan antara masa lampau, masa kini dengan masa yang akan datang. Sedangkan yang dimaksud dengan Sosial dapat diartikan sebagai suatu kemasyarakatan maupaun karakteristik dari masyarakat itu sendiri.
     
Jadi, Sejarah Sosial adalah Sejarah yang menggunakan ilmu-ilmu sosial yang mengkaji tentang struktur (bagian-bagian) dan proses interaksi (hubungan timbal balik) antar manusia sebagai pelaku sejarah sebagaimana telah terjadi dalam konteks sosio kultural pada masa lampau.  sejarah sosial merupakan kajian kemasyarakatan, maka metode analisisnya memakai pendekatan multidisipliner, yakni pembahasan sejarah dengan dibantu ilmu sosial lain seperti Sosiologi, Antropologi, Ekonomi, Politik, Hukum, Psikologi dan masih banyak ilmu lainnya.
   
Cakupan sejarah sosial sangat luas dan mendetail, ruang lingkupnya bisa mencakup kehidupan sehari-hari penghuni sebuah kawasan di masa lampau: ini meliputi manusia dan juga hubungan ekonomi dari berbagai kelas yang berbeda, ciri-ciri dari kehidupan keluarga dalam rumah tangga, kondisi ketenagakerjaan dan aktivitas lainnya, sikap manusia terhadap alam, budaya dari masing-masing zaman yang muncul dapat dilihat dalam bentuk agama,kepercayaan, literatur, arsitektur, pembelajaran, dan pemikirannya.

Sumber

Numismatik

Numismatik atau ilmu mata uang, mengkaji sejarah perkembangan mata uang dari zaman purba sampai sekarang. Mata uang tertua berasal dari peninggalan bangsa Yunani sekitar 700 BC.Dilihat dari bahannya, mata uang ada yang dibuat dari bahan emas, perak, tembaga, aluminium dan kertas. Pada bangsa-bangsa yang masih primitive (masih tingkat prasejarah) tidak jarang mereka memakai benda-benda seperti kulit kerang sebagai alat penukar. Dewasa ini sebagian besar negara-negara di dunia, membuat mata uangnya dari bahan kertas.
Ditinjau dari nilai yang dikandungnya, mata uang memiliki dua nilai : intrinsik dan nominal. Nilai intrinsik ialah nilai berdasarkan bahan yang digunakan untuk membuat mata uang. Nilai nominal ialah nilai tukar dari suatu satuan mata uang sebagaimana tertera padanya. Sebagai contoh pada mata uang rupiah ada yang bernila nominal Rp.25,- Rp.100,- Rp.500,- Rp.1000,- Rp.5000,- dan Rp.10.000,-

Bagi kepentingan studi sejarah mata uang diantaranya memberikan data-data tentang tokoh-tokoh pahlawan dari negara yang bersangkutan, nilai tukar, nama pejabat yang berwenang, program tertentu dari suatu pemerintahan, seperti : Keluarga Berencana (KB), pelestarian lingkungan, peringatan peristiwa-peristiwa tertentu, pengaruh kebudayaan, dan lain-lain.

Dari konteks sejarah ekonomi manfaat numismatik sangat jelas, karena nilai suatu mata uang, dalam periode tertentu memberikan petunjuk bagaimana keadaan perekonomian negara yang bersangkutan. Dari segi sejarah kebudayaan, persebaran suatu mata uang juga memberikan gambaran sampai seberapa jauh pengaruh suatu negara atau bangsa terhadap perekonomian bangsa lain. Sebagai contoh pengaruh dalam alat pembayaran atau alat pertukaran internasional. Persebaran itu juga memberikan petunjuk bagaimana dan sampai sejauh mana luas pengaruh politik suatu negara terhadap perekonomian dunia atau internasional. Berdasarkan mata uang yang dikoleksi secara lengn kronologis dkap dapat pula dipakai sebagai bahan untuk merekonstruksi sejarah suatu negara atau suatu dinasti. Seperti dekemukakan, di atas mata uang memiliki bahan atau data-data sejarah yang diperlukan.

Sumber